Tips Membeli Hewan Peliharaan ( PET )

Tips Membeli Hewan Peliharaan ( PET )


Pasti mungkin kamu pernah memelihara hewan entah jenis apapun itu atau mungkin belum pernah sama sekali, bagi yang pernah memelihara hewan pasti pernah mengalami beli hewan kok beberapa hari kemudian mati atau sakit. Mau di obatin ke Dokter Hewan mahal, di obatin sendiri gatau gimana cara ngobatinnya dan akhirnya si hewan yang kita belipun berujung pada kematian. Tapi tenang aja, hal tersebut belum tentu salah kamu. Tapi bisa jadi itu salah si penjual yang memang notabennya banyak penjual yang hanya menjual saja tanpa merawatnya secara intensif hewan yang ia jual.

Nah... makanya sebelum membeli hewan peliharaan, kamu di sunahkan untuk mengetahui segala macam tips - tipsnya yang sudah Combro rangkum sedemikian rupa seperti di bawah ini : 
( BACA JUGA : Tentang Kelinci )



1. Jadilah pembeli yang pintar

Menjadi pembeli yang pintar sebelum membeli hewan peliharaan itu super wajib, karena apa ? Karena sebelum membeli hewan kamu harus tau seluk beluk si hewan supaya kamu ga tertipu sama si penjual seperti hewan apa yang mau kita beli, makanan dan minumnya apa, kandangnya seperti apa, masa hidupnya berapa lama, karakternya seperti apa, ciri - ciri sehat dan sakitnya seperti apa, aman atau engga, harga pasarannya berapa, dan lain - lain. Untuk mengetahuinya kamu bisa seluncuran alias surfing untuk menambah wawasan dan menjadi smart buyer dari mbah google atau tanya-tanya ke penghobi ataupun kerabat terkait hewan apa yang kamu cari.

2. Tujuan membeli hewan

Kamu harus tau tujuan apa kamu membeli hewan, apa hanya sekedar hobi saja, iseng saja atau untuk di ternakkan. Jika kamu hanya hobi atau iseng kamu harus wajib tau kapan si hewan mulai berreproduksi, karena di takutkan jika membeli sepasang maka akan beranak pinak dan kamu pusing karena kebanyakan hewan maka hewan tidak terurus dan bisa berujung pada kematian si hewan, kalau kamu tau kapan hewan itu bereproduksi maka hal tersebut bisa di minimalisir.

3. Cari penjual yang terpercaya

Maksud dari cari penjual yang terpercaya yaitu cari penjual yang memang memikirkan kualitas tidak hanya kuantitas yang banyak di rekomendasikan teman kamu, jika mencari toko, carilah toko yang memang menjual secara lengkap dan tokonya bersih. Kalau tokonya aja kotor gimana hewan yang dia jual ( Cari toko lain aja deh kalo bisa ). Saran Combro sih kamu kalo bisa cari penghobi atau peternak langsung, karena semua toko hewan berawal dari sana. Utamakan penjual yang mudah berkomunikasi, jika hewan yang kamu beli ada sedikit masalah maka akan mudah untuk di komunikasikannya. Dan di saat kamu membeli jadilah pembeli yang gatau apa-apa dan banyak nanya, kalau penjual menjawabnya dengan baik maka hewan yang dia jual sudah pasti dia rawat.

4. Persiapkan segala macam kebutuhan vital si hewan

Kalau kamu sudah membeli hewan, maka kamu harus mempersiapkan segala macam kebutuhannya agar owner dan hewannya hidup bahagia hehe. Disini kamu harus merogoh kocek dalam - dalam untuk membeli segala peralatan dan segala macam kebutuhan hewan yang kamu pelihara kalau bisa kebutuhan masa yang akan datang pun harus di persiapkan.

Nah mungkin begitulah tips - tips membeli hewan peliharaan yang dapat saya berikan, semoga dapat bermanfaat bagi kamu yang ingin membeli hewan ya. Jangan lupa rawat baik-baik hewan yang kamu pelihara karena ia hanya tergantung sama kamu dan itu menjadi tanggung jawab kamu.
Sekian dan terimakasih

Tentang Kelinci

Tentang Kelinci

Halo Combrother's


Kali ini saya akan sedikit memberikan ulasan mendetail tentang apa sih kelinci itu, pasti sobat sudah banyak mengetahui secara umum saja tentang kelinci itu. Maka dari itu bacalah artikel ini dengan seksama untuk menambah wawasan sobat lebih luas lagi tentang kelinci.

Dalam KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia ) pengertian Kelinci ialah binatang mamalia yg mengunggis ( pengerat ), mempunyai telinga panjang dan ekor pendek, rupanya seperti marmot besar; Oryctolagus cuniculus.

Pengertian lainnya, Kelinci adalah hewan mamalia ( Menyusui ) yang hidup secara berkoloni ( berkelompok ) dan banyak beraktivitas di malam hari ( Nokturnal ).
Dalam bahasa melayu Kelinci biasa di sebut Arnab yang di ambil dari bahasa arab yaitu Arnabun yang berarti kelinci


Kelinci jenis Mini Rex
Kelinci tersebar di berbagai bagian bumi dan jenisnya beraneka ragam. Dahulu kala menurut sumber yang ada yang ada, kelinci merupakan hewan liar yang hidup di daratan Afrika hingga ke daratan Eropa. Pada perkembangannya, tahun 1912, kelinci diklasifikasikan dalam ordo Lagomorpha. Ordo ini dibedakan menjadi dua famili, yakni Ochtonidae (jenis pika yang pandai bersiul) dan Leporidae (termasuk di dalamnya jenis kelinci dan terwelu). Asal kata kelinci berasal dari bahasa Belanda, yaitu konijntje yang berarti "anak kelinci". Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Nusantara mulai mengenali kelinci saat masa kolonial ( Di balik kerasnya penjajahan ternyata ada sisi baiknya juga yah hehe kita jadi tau apa nama hewan telinga panjang ini ), padahal di Pulau Sumatera ada satu spesies asli Kelinci Sumatera ( Nesolagus netscheri ) yang baru ditemukan pada tahun 1972, dan ada pula kelinci Jawa ( Lepus negricollis ) ( Namun sekarang, hewan kelinci asli Sumatera dan Jawa ini sudah hampir punah karena pemburuan dan semakin berkurangnya habitat alamiah mereka ).

Pada saat ini sejumlah jenis kelinci dibedakan menjadi 2 yakni kelinci hias ( Peliharaan ) dan pedaging ( Untuk di konsumsi ).

Data Biologisnya :

  • Kelinci mampu bertahan 5 hingga 10 tahun bahkan lebih, nahh loh jadi jangan beranggapan kelinci itu mudah mati yah, semuanya tergantung bagaimana kita memelihara dan merawatnya.
  • Masa produksi kelinci rata-rata sampai 3 tahun, namun pengalaman saya kelinci yang sudah berumur 5 tahun pun masih subur lohh
  • Masa bunting kelinci berkisar antara 28 - 35 hari ( namun rata-rata 29 - 31 hari ), jika tidak terjadi proses kelahiran melebihi dari 35 hari bisa di pastikan kelinci sobat mengalami kegagalan dalam perkawinan atau hamil semu. 
  • Setelah kelahiran, anak kelinci dapat di sapih pada umur 2 bulan keatas ( penyapihan di bawah umur 2 bulan masih sangat rentan terutama pada pencernaannya )
  • Umur dewasa kelinci yaitu 4 bulan keatas
  • Namun, umur matangnya kelamin ( Perkawinan ) 6 bulan ke atas
  • Setelah menyapih anak kelinci, indukannya dapat di kawinkan kembali pada 1 minggu kemudiannya, hal ini di karenakan untuk proses beristirahatnya induk serta memulihkan staminanya pasca sapih.
  • Siklus birahi : sekitar 2 minggu
  • Siklus Kelamin : Dalam setahun kelinci bisa melahirkan sebanyak kurang lebih 5 kali.
  • Periode estrus ( birahi ) : terjadi selama 11 - 15 hari
  • Ovulasi ( pembuahan ) : terjadi pada 9 - 13 jam kemudian setelah perkawinan
  • Fertilitas : 1 - 2 jam setelah terjadinya perkawinan
  • Jumlah kelahiran 4 - 10 ekor ( rata - rata 5 - 8 ekor ).
  • Volume Darah : 40ml/kg berat badan
  • Bobot anakan dan indukan : Sangat bervariasi tergantung pada ras, jenis kelamin dan faktor pemeliharaan ( Pakan ).

Mungkin begitulah yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfat buat sobat semua. Sekian dan terimakasih. ( Baca Juga : Sejarah Singkat Bahasa Pemrograman BASIC ) 


SUMBER :
- Ilham Muhammad ( Breeder )
- id.wikipedia.org